PesantrenProgrammer.id - Mahbub Hamid, pengusaha yang lahir di Magelang pada tanggal 6 November 1990 merupakan CEO dan Owner perusahaan World In Content (WIC). Mahbub Hamid memulai jenjang pendidikan formalnya di Yayasan Pendidikan Islam Walisongo Magelang mulai dari RA, MI sampai MTs, kemudian melanjutkan ke Madrasah Aliyah jurusan bahasa arab di Kediri Jawa Timur, setelah lulus MA pada tahun 2008 ia melanjutkan pendidikannya S1 di Universitas Sains Al-Quran (UNSIQ) Wonosobo Jawa Tengah jurusan teknologi informatika, tidak berhenti disitu Mahbub Hamid melanjutkan pendidikan S2 Teknologi Informatika di STIMIK Amikom Yogyakarta.

Pengusaha muda yang masih berumur 26 tahun ini tinggal di Jl.KH.Ridwan Ngabehan, Sidowangi, Kajoran, Magelang, Jawa Tengah. Pengusaha muda asli Indonesia ini sangat peduli dengan pendidikan bagi anak-anak bangsa. Hal ini dibuktikan dengan salah satu aktifitas beliau sebagai salah satu Dosen di UNSIQ Wonosobo.

Karir wirausaha Mahbub Hamid dimulai sejak dia kuliah di UNSIQ Wonosobo. Dimulai dengan masuknya Mahbub sebagai salah satu anggota Computer Club di kampus pada semester-semester awal, kemudian pada semester 3 Mahbub menjadi salah satu anggota Devisi ICT UNSIQ Wonosobo, dilanjutkan ketertarikannya didunia jaringan komputer sehingga pada semester ke 5 Mahbub mampu menjadi teknisi 7 Warnet di Wonosobo. Tidak berhenti disitu Mahbub Hamid kemudian pada awal tahun 2015 merintis sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang Teknologi Informatika yang kemudian kita kenal dengan nama WIC atau World In Content.

Dari data yang kami kumpulkan dalam 2 tahun terakhir Mahbub Hamid dengan usahanya dibidang Teknologi Informatika mampu meraih keuntungan rata-rata 15 juta perbulan.

“Sekecil apapun usahamu jadilah BOSnya!” pesan Mahbub Hamid pada salah satu sesi wawancara dengan penulis. Hal ini menarik bagi penulis untuk mengetahui lebih dalam profil dan perjalanan wirausaha Mahbub Hamid. Mahbub Hamid juga mengemukakan bahwa dia menolak menjadi karyawan orang/perusahaan lain bahkan perusahaan besar sekalipun. “Kemarin saya dapat tawaran di Telkom, google, tokopedia tapi saya tetap memilih untuk berwirausaha bersama dengan rekan-rekan saya” ungkap Mahbub Hamid.